Kunjungi Dulu Tempat Wisata Di Sekitar Tempat Tinggal, Baru Keluar Angkasa

Candi Ijo, Prambanan Sleman.

Jika anda suka berwisata, ada baiknya anda simak tips sederhana yang akan saya ulas berikut ini.

Itu jika anda suka berwisata, kalau tidak….ya sudah….

Tips yang akan saya sampaikn tidak berkaitan dengan jumlah uang saku yang mesti disiapkan, perlengkapan yang harus dibawa, atau kamera yang seperti apa untuk menemani aneka jenis wisata.
Bukan. Kali ini, bukan tips semacam itu.

Ini adalah tips mengenai tata cara berwisata, haisyaahhhh….

Saya bingung mencari istilahnya…

Intinya begini :

Sebelum berwisata jauh ke luar kota, luar daerah, atau bahkan luar negara, lebih baik selesaikan dulu mengunjungi tempat wisata di daerah sekitar anda.

Itu adalah hal penting, setidaknya untuk kebaikan anda sendiri.

Kok bisa?

Ya begitu.

Misalnya anda berada dalam kondisi seperti ini :

Anda sedang berada dalam satu daerah di luar kota, pada tempat wisata, dan bertemu penduduk setempat. Maka akan ada tegur sapa dan obrolan singkat. Nah, tidak menutup kemungkinan bahwa si orang setempat, akan bertanya mengenai tempat wisata atau tempat menarik di sekitar anda, ketika tahu asal muasal anda.

Akan menjadi sedikit canggung dan wagu, ketika orang yang jauh tahu mengenai tempat wisata di daerah anda, sedangkan anda malah tidak mengetahuinya.

Iya kan?

“Pak, anda berasal dari daerah A? Ada pantai yang bagus kan ya disana?”

Dan anda hanya ndomblong saja karena memang belum pernah tahu pantai tersebut. Minimal anda tahu namanya, tetapi karena alasan gengsi tidak pernah mengunjunginya.

Beberapa orang terkadang gengsi untuk mengunjungi tempat wisata yang dekat dengan rumahnya. Terkadang mereka berpendapat bahwa berwisata, adalah perihal jarak.

Padahal, ya tidak juga.

Banyak hal yang menarik yang bisa dibagikan kepada orang lain, perihal tempat wisata atau tempat-tempat bagus di sekitar kita. Ketika sedang berada di daerah lain, minimal kita bisa mempromosikan tempat wisata daerah kita, kepada orang lain.

Tak ada salahnya kan ikut promosi tentang daerah kita sendiri kepada orang lain?
Minimal bisa membantu perekonomian masyarakat setempat, apalagi jika tempat wisata yang kita promosikan adalah tempat yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat.

Sekarang ini, banyak tempat wisata yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat. Dan tidak melulu oleh pemerintah atau pihak swasta bermodal besar.

Alasan yang terkuat sebenarnya adalah, agar kita tidak lupa kepada asal muasal.
Itu adalah hal penting. Berapa banyak dari kita yang ahli terhadap suatu hal, tetapi bahkan tidak bisa memasak nasi untuk dirinya sendiri.

Saya kira hal tersebut hampir serupa dengan mengunjungi tempat wisata. Banyak orang sudah bepergian jauh dan melihat tempat-tempat asing, tetapi bahkan tidak tahu kalau sekian kilometer di belakang rumahnya, ada sebuah air terjun yang sangat indah.

Lantas kemudian ia akan terbengong-bengong ketika banyak orang lain membicarakan air terjun indah yang sebenarnya berada sangat dekat dengan tempat tinggalnya tersebut.

Mengenal atau mengunjungi tempat wisata di saerah asal sendiri terlebih dahulu, juga berkaitan dengan sikap seseorang untuk mengenal dirinya sendiri, sebelum mengenal orang lain.

Hal tersebut juga penting, karena saat ini, banyak orang pandai menilai orang lain, tetapi tak pandai menilai dirinya sendiri. Pandai membicarakan orang lain, sedang dirinya sendiri sebenarnya mempunyai banyak koreksi.

Aih, kenapa jadi seperti ini….

Tadi kan mau membicarakan tempat wisata ya?

Seperti yang tertera sebagai gambar utama, itu adalah sebuah candi di daerah sekitar tempat tinggal saya. Sebuah Candi Hindu yang diperkirakan dibangun pada abad ke-10.

Terletak tak jauh dari Candi Prambanan yang sudah terlebih dulu mahsyur. Tak jauh juga dari komplek Candi Keraton Boko yang juga terlebih dahulu mahsyur. Namun Candi Ijo menawarkan hal yang belum dipunyai dari dua candi pertama. Salah satunya adalah lokasi yang lebih eksotis.

Ya, Candi Ijo berada di puncak bukit yang masih satu gugusan dengan Gunung Api Purba Nglanggeran. Candi Ijo tepat berada dipuncaknya, berada pada titik kulminasi dari bukit yang menyangga serta mengasuhnya.

Anda yang bertempat tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta, pernahkah ke Candi Ijo?

Latest posts by Anang Aji Guritna (see all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.