Rekomendasi Kegiatan Di Rumah Saat Social Distancing

Sobat rebahan, apa kabar?

Sumpek? Jelas.
Bosan? Pasti.

Podho. Jangan merasa paling merana, nanti malah stres sendiri. Kita semua sedang merana. Baik yang terlihat baik-baik saja, dan apalagi yang terlihat tidak baik-baik saja.

Tapi tahukah anda, bahwa saat-saat seperti sekarang ini adalah saat untuk mendadak menjadi orang bijaksana. Dengan cara inpassing, ujian seperlunya saja, dan kita bisa langsung menjadi manusia bijak. Tak perlu berguru dan mempelajari berbagai macam ilmu, kita bisa menjadi manusia bijak.

Mendadak kita akan bisa hampir setara dengan para wali, para alim. Caranya?
Dengan menahan diri agar tak menjadi penyebar virus. Menahan diri untuk mengurangi mobilitas, untuk lebih banyak berada di rumah.

Namun tentu saja, berada di rumah terus menerus adalah ujian yang jauh lebih berat daripada sekadar ujian nasional, atau ujian SIM.

Menteri Kebosanan Setan pada Kementerian Kebosanan Setan, Keraton Setan Sejagad tentu sudah membuat daftar panjang dan juklak juknis bagaimana cara menggoda manusia agar lebih cepat merasa bosan dan mempunyai keinginan keluar rumah serta jalan-jalan. Dengan berbagai cara dan upaya. Dengan membisikkan untuk mudik salah satunya….

Tetapi jangan khawatir, saya mempunyai beberapa saran untuk menangkal godaan setan untuk merasa bosan di rumah itu. Agar kita untuk sementara waktu tetap stay home, stay cool, sampai Covid-19 bisa dikendalikan.

Salah satunya adalah dengan setiap hari membuka dan mengakses blog ini, anang aji dot com ini.
Lhoh, promosi?

Lhaiya promosi, apalagi namanya kalau bukan promosi, mosok ya cuci piring.

Begini, sampai tanggal 4 April 2020, saya membuka peluang bagi anda yang ingin ikut mengisi blog ini dengan tulisan. Bisa tulisan mengenai tema apapun, dengan minimal panjang tulisan adalah 600 kata.

Kirimkan dalam format doc, docs, atau apapun itu yang penting memakai aplikasi berjenis Word. Jangan pakai Excel apalagi PDF.

Kirimkan ke alamat email :

tetukojabang45@gmail.com

Atau ke :

admin@anangaji.com

Asalkan tulisan anda memenuhi syarat subyektif saya untuk dapat diunggah dan ditampilkan, saya akan mengunggahnya. Jangan lupa juga sertakan nama lengkap dan alamat email anda pada badan email yang dikirimkan. Tentu saja penilaian untuk dapat diunggah atau tidak hanya subyektif dari saya sendiri. Tak perlu rapat dengan editor atau pimpinan redaksi. Tak perlu, ini adalah blog yang otoriter dan dipimpin serta dilaksanakan dengan mekanisme tunggal, bwahahahaa…

Upahnya?
Upahnya tentu saja adalah jiwa yang sehat karena sudah bisa membunuh kebosanan saat berada di rumah.

Ini adalah salah satu rekomendasi yang saya anjurkan bagi anda, menulis. Pun kesempatan juga terbatas, hanya sampai nanti pada tanggal 4 April 2020, dan belum tentu saya perpanjang.

Saya hanya ingin ikut berpartisipasi, dalam skala yang paling bisa saya rengkuh, untuk ikut menahan gelombang sebaran virus Covid-19.

Rekomendasi kegiatan yang bisa dilakukan di rumah saat social distancing dari saya ini mengandung dua manfaat langsung, dan akan melahirkan beberapa kebaikan. Salah satu manfaat langsungnya adalah bahwa anda bisa mengekspresikan diri, melalui media tulisan. Manfaat kedua, tulisan anda akan bisa dibaca oleh lebih banyak orang. Tentu saja kebaikannya bisa anda simpulkan sendiri, apalagi jika tulisan anda adalah tulisan yang bermanfaat bagi orang atau pihak lain.

Oh iya, sebagai informasi, blog ini setiap hari dibaca oleh tiga puluh ribu orang. Bwahahahaa

Begini, saking bosannya, terkadang anda akan merasakan kepenatan yang luar biasa. Ingin telepon menghubungi teman atau saudara untuk curhat, mungkin anda juga akan merasa sungkan. Karena saat ini hampir semua orang berada dalam posisi dan kondisi yang sama. Celakanya, orang yang dalam kondisi normal bisa menjadi teman curhat yang baik, dalam kondisi ini tiba-tiba saja menjadi orang yang berbeda. Mungkin saja dia juga merasa penat dan stres, sama seperti anda.

Maka menulis adalah suatu metodologi lain untuk mengungkapkan perasaan anda. Dan jika ternyata ungkapan perasaan yang anda tuliskan itu ingin dibaca juga oleh orang lain, maka saya hanya sekadar menjembatani saja.

Tak ada aturan baku bagi tulisan yang anda kirimkan ke saya. Pokoknya saya suka, maka saya unggah. Mungkin nantinya hanya akan saya sunting seperlunya.

Silahkan dan tak usah malu-malu untuk mengirim tulisan. Sebelum blog ini nantinya menjadi lebih terkenal, dan sudah tak ada peluang lagi untuk menjadi penulis tamu.

Sebenarnya masih ada banyak lagi rekomendasi kegiatan di rumah saat social distancing, tetapi saya yakin hanya sedikit orang yang memberi saran seperti ini.

Kalau sarannya sekadar memasak, membaca buku, atau membersihkan rumah, itu sudah terlalu mainstream, terlalu umum.

Maka saya sarankan untuk bisa ikut menulis di blog ini. Sebenarnya saya pernah menyatakan bahwa blog ini tidak akan menerima tulisan dari pihak lain, sebagai bentuk balas dendam karena tulisan saya juga tak pernah diterima di media lain, hahahaha…
Tetapi dalam kondisi seperti ini, tak ada salahnya aturan itu saya ubah. Saya hanya sekadar ingin membantu memfasilitasi siapapun anda yang ingin menulis tetapi belum mempunyai media untuk menyebarluaskannya.

Oh iya selain nama lengkap dan alamat email, sertakan juga biodata singkat anda jika mengirim tulisan. Misalnya : “Arjo, jomblo paruh waktu, tetapi manusia baik di semua waktu.”
Misalnya begitu.

Mumpung hari minggu, selamat menulis.

Salam sehat selalu.

Latest posts by Anang Aji Guritna (see all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *