Transfer Pemain

Setiap kali musim panas — di Eropa —, selalu ada gegap gempita dalam dunia sepakbola. Yup, tentang transfer pemain.

Dimulai tanggal 1 Juli, dan berakhir tanggal 2 September [dulu berakhir tanggal 31 Agustus pukul 23.59]. Berulang, setiap tahun. Pemain baru datang, pemain lama pergi. Ada juga yang tetap bertahan, menandatangani perpanjangan kontrak baru dengan klub-nya.

Ada pemain yang dipandang cakap dan dibutuhkan oleh klub. Baik oleh pelatih maupun manajemen. Maka ia dihubungi, dan dikontrak jika memungkinkan. Transfer terjadi. Kesepakatan lanjutan dibicarakan. Baik mengenai fee atau uang persenan dari biaya transfer, serta gaji dan hal-hal teknis maupun non teknis lainnya. Selalu rumit. Transfer David De Gea dari Manchester United ke Real Madrid beberapa tahun yang lalu menjadi saksinya. Betapa transfer dengan nilai puluhan juta poundsterling itu gagal gegara mesin fax yang macet. Mesin fax yang diberi mandat untuk mengirim penawaran terakhir dari Real Madrid, untuk Manchester United, sebelum bursa transfer ditutup.

Ada pula pemain yang tak lagi diinginkan. Baik oleh manajemen klub maupun pelatih. Beragam alasannya. Karena faktor usia, atau karena kemampuannya dipandang tak masuk dalam skema taktik pelatih. Maka ia dilepas, ditawarkan pada klub lain, dengan rilis harga transfer tertentu.

Ada pula pemain yang bebas kontrak. Ia bisa memilih tetap bertahan, atau memilih pergi. Tanpa biaya transfer. Istilahnya, free transfer. Pemain seperti ini langka. Biasanya itu adalah pemain dengan idealisme tinggi, yang mendaku dirinya tak bisa dibeli dengan uang, atau tak terkekang oleh keinginan klub maupun pemilik modal. Zlatan Ibrahimovic adalah contohnya. Sepanjang karir, baru sekali ia masuk dalam bursa transfer, dari Inter Milan menuju Barcelona. Selain itu, ia selalu bebas menentukan langkah kemana akan menapaki karir selanjutnya.

Namun tentu saja, ada syarat tertentu. Pemain yang bebas menentukan langkah seperti Zlatan itu, harus benar-benar berkualitas. Zlatan sendiri mendaku dirinya adalah Dewa dalam dunia sepakbola. Tak berlebihan, karena jagad persepakbolaan mengamini kemampuan hebatnya.

Selain tiga jenis penyebab transfer di atas, sebenarnya masih ada satu lagi. Yaitu pemain yang memang ingin pergi, karena klub lamanya tak lagi bisa menampung kemampuannya. Ia menginginkan tantangan baru, dan tantangan itu tak didapatkannya di tempat lama. Mungkin klubnya terlampau kecil, dan atmosfer liga tak mendukung kemajuan kariernya. Banyak contoh pemain semacam ini. Sebut saja Neymar yang pindah dari Santos ke Barcelona. Atau Andrey Shevchenko ketika memutuskan pindah ke AC Milan dari Dynamo Kiev.

Selalu saja ada yang menarik, di seputar berita mengenai transfer pemain sepakbola. Rumor keretakan hubungan si pemain dengan pelatih, maupun dengan manajemen klubnya, adalah yang paling sering mengemuka.

Terkadang, pemain hebat pun akan dijual oleh klubnya, atau disingkirkan, karena berselisih paham dengan pelatih, atau klub. Tak selamanya si pemain selalu salah, ketika dijual. Bisa jadi pelatih dan manajemen klub yang salah. Itu adalah hal yang wajar.

Zlatan pun hanya semusim berada di Barcelona. Status bintang dan penampilan impresif pada musim pertamanya, tak menjamin ia akan tetap bertahan. Ia berselisih paham dengan pelatih Barcelona saat itu, Pep Guardiola. Zlatan berdiskusi dengan Pep, dan menyatakan keberatannya karena Pep terlalu mengistimewakan Lionel Messi. Pep menganggukkan kepala, dan berkata bisa memahami keberatan Zlatan.

Setelah diskusi itu, setelah Pep berkata bisa memahami, Zlatan lebih sering mengisi bangku cadangan. Dan kemudian dijual ke Paris Saint Germain pada musim berikutnya.

Dewa Zlatan pun bisa ditendang.

Berbeda lagi dengan Cristiano Ronaldo, pemain terbaik dunia saat ini. Kepindahannya dari Manchester United [MU] menuju Real Madrid, meninggalkan banyak cerita. Pelatih Manchester United saat itu [Sir Alex Ferguson] menolak penjualan Ronaldo. Namun manajemen MU bersikukuh menjualnya. Demi uang. Ya, MU mendapatkan banyak uang dari penjualan Ronaldo saat itu. Transfernya mencapai nilai 80 juta poundsterling, hitung sendiri berapa rupiah. Memecahkan rekor transfer pemain termahal dunia saat itu.

Namun ternyata manajemen MU keliru. Menjual atau melepas Ronaldo adalah malapetaka. MU kelimpungan ditinggal pemain terbaiknya. Pun sumber pemasukan dari penjualan merchandise resmi ikut merosot. Semua karena kepergian Ronaldo.

Real Madrid yang menuai untungnya. Dalam semusim mereka tak hanya balik modal, namun juga untung besar. Dalam 12 bulan pertama keberadaan Ronaldo, Real Madrid menangguk untung sebesar 150 juta poundsterling, dari penjualan jersey resmi dan merchandise Ronaldo. Pun gelimang prestasi dipersembahkan oleh Ronaldo untuk Real Madrid. Bersama Ronaldo, Real Madrid menjuarai Liga Champions Eropa selama lima kali, hampir beruntun.

Manchester United gigit jari. Tak selamanya manajemen sebuah klub bermata jeli. Terkadang, pelatih lebih mengerti. Dan Ferguson pun terus menyesali kepergian anak kesayangannya, yang ‘dibuang’ oleh manajemen klub hanya demi mengejar uang.

“Seharusnya MU tak tergesa menjual pemain terbaik seperti Ronaldo.” Kata Ferguson dalam buku autobiografinya.

Namun seperti sudah dituliskan di awal, kesalahan-kesalahan semacam itu adalah keniscayaan. Toh semua pelakunya masih manusia.

Di akhir bulan Agustus tahun 2019 ini, entah kenapa saya mendadak teringat saga transfer Zlatan maupun Ronaldo. Bukan pada nominal transfernya, atau pada ambisi-ambisi dari orang-orang di belakang mereka. Tetapi pada ketegaran hati dua pemain idola saya itu, yang tetap bersikap profesional pada situasi yang seharusnya ‘memperbolehkan’ mereka untuk merajuk atau memberontak.

Ah, namun toh saya bukan Zlatan, atau Ronaldo. Saya hanya anak manusia yang ingin membahagiakan keluarganya.

1 Comment

  1. Оказываем услуги от ямочного ремонта небольших дворовых территорий до строительства городского паркинга и дорог муниципального и федерального значения.

    Благоустройство территории Краснодара

    Ремонт и укладка асфальта на тротуары, площадки и дороги любой категории. Демонтаж старого асфальта, использование новейших техник и материалов. Оперативность и гарантия долговечности.

    Выполнение всего комплекса работ по созданию дорожного полотна любого класса и площади. Демонтаж старого полотна, создание проекта, подготовка грунта, обустройство основания, асфальтирование.

    Асфальтирование парковок/двора
    Асфальтирование ангаров/складов
    Высокая конкурентоспособность, выполнение работ “день в день”, а так же репутация надежного и качественного подрядчика.
    Повышенная гарантия на работы, парк спецтехники, ВЫЕЗД СПЕЦИАЛИСТА В ДЕНЬ ОБРАЩЕНИЯ Бесплатно!
    Бетонирование, Установка бордюров, Ямочный ремонт, Разбивка любой сложности осей зданий, сооружений, линейных объектов

    ____________________________________
    благоустройство двора краснодар
    асфальтирование благоустройство краснодар
    благоустройство краснодар вакансии

    ———————-
    http://благоустройство-краснодар.рф/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *